LATHOK

17:39:00




Bismillah...

Ini adalah jajanan jaman dulu banget, terbuat dari tepung tapioka ato kanji, gula yang kemudian diadoni dengan air, so simpel kaaan ? bentuknya berlapis-lapis mirip dengan lapis kanji dan selalu disajikan dengan parutan kelapa. Klo dirumahku sering dijual dengan warna merah, putih dan hijau kali ini pun membuatnya dengan warna yang sama dengan yang sering aku beli dulu, walopun ada juga menggunakan 2 warna aja yaitu merah dan putih. Dan ini yang kesekian kalinya aku bikin lathok, karena bikinnya gampang jadi sering bikin selain itu bahannya juga ga ribet. Sekarang makanan ini udah jarang dijual, ketika aku bisa itu sangat membahagiakan sekali.
Resepnya masih sama dengan yang dulu, dikasih si embak asisten duluuuu waktu di masih kerja disini. Masih ingat waktu itu gimana aku berusaha mengerti bahasanya tentang sebuah resep. Orang kampung tidak mengenal gelas ukur...dan lebih sering kalo bikin kue selalu menggunakan ukuran gelas belimbing. Mungkin klo waktu itu resep lathok tertulis pake ukuran gelas kayaknya aku masih mengerti tapi waktu itu hanya gula yang menggunakan ukuran gelas...sedangkan airnya menggunakan ukuran gayung...oh nooo~~ jadi menurut dia ada gayung khusus yang emang digunakan untuk ukuran bahan cair dalam pembuatan adonan kue "hanya untuk membuat kue", aku ga tau gayungnya segede apa. Aku hanya mengira-ngira bahwa gayungnya segede gelas ukur.
Sampe kemudian tertulis resep versi aku yang meggunakan gelas ukur dan gula yang sudah aku sesuaikan dengan seleraku.

LATHOK

Bahan :
250gr Tepung tapioka
150gr Gula
2sdm Air kapur
450cc Air
Pewarna merah dan hijau secukupnya
Kepala parut secukupnya

Cara membuat :

1. Siapkan loyang ukuran 15x15x4cm, oles dengan minyak goreng. Sisihkan.

2. Campur semua bahan menjadi kemudian aduk-aduk hingga gula larut. Bagi tiga bagian, 2 bagian tambahkan pewarna merah dan hijau, satu bagian lagi biarkan putih.

3. Letakkan loyang didalam kukusan yang sudah dipanaskan hingga beruap. Tutup kukusan, biarkan loyang panas sebentar.

4. Tuang satu sendok sayur adonan warna hijau kedalam loyang, kukus selama 5 menit. Tuang adonan hijau lagi untuk lapisan berikutnya. Lakukan untuk semua warna, selapis selapis hingga adonan habis.

5. Terakhir kukus selama 15 menit hingga matang.

6. Potong kue menggunakan gunting ketika kue sudah benar-benar dingin kemudian gulingkan di kelapa parut hingga kue tertutup kelapa. Sajikan.

#kukus kelapa parut supaya lebih tahan lama/tidak mudah basi.



Bahan dasarnya sama dengan cenil tapi rasa dan cara pembuatanya beda. Bikin yuuuuk, proses pembuatannnya mudah banget lho... dan rasakan sensasi rasanya, hehee ^^


You Might Also Like

0 komentar