Wednesday, 29 July 2015

BANANA MUFFIN

 

Bismillah ...

Dan sampai disini kisah si pisang kirana...sisa beberapa biji aku bikin muffin pisang.
Sepintas tidak ada bedanya antara muffin dan cupcake. Muffin dan cupcake adalah 2 jenis  kue yang berbeda tapi kebanyakan sama-sama ditampilkan dalam cup kertas. Yang membedakan adalah ... pertama diliat takaran bahannya, dengan takaran bahan yang berbeda muffin cenderung lebih padat dari cupcake,  yang kedua adalah cara membuatnya, membuat muffin jauh lebih mudah dan cepat daripada cupcake, cara pembuatan cupcake bisa dibilang sama dengan membuat cake yaitu dengan mencampurkan bahan satu persatu dengan urutan yang tepat sedangkan cara membuat muffin yaitu mencampur semua bahan kering yang kemudian dicampurkan dengan bahan basah. Selanjutnya yaitu cara penyajian, saat ini yang lagi tren adalah cupcake yang cantik-cantik dengan berbagai macam topping ato hiasan dari buttercream/ fondant, sedangkan untuk muffin biasanya selalu tanpa hiasan dengan puncak yang mirip jamur merekah dengan berbagai macam isian (buah kering ato kacang-kacangan).
Kalopun tanpa aku tuliskan beda muffin dan cupcake aku yakin temen-temen udah pada tau dan yang pasti udah pada jago-jago bikin muffin dan cupcake ya :)
Kali ini aku pake resep dari Saji aja yaa...

BANANA MUFFIN

Bahan :
250gr Tepung terigu (vi pk segitiga biru)
50gr Gula pasir halus
50gr Gula palem
1sdm Baking powder (vi pake 1sdt)
2btr Telur, kocok lepas
1/4sdt Garam
100cc Susu cair
300 Pisang ambon, haluskan (vi pake pisang kirana)
75gr Margarin, lelehkan
100gr Chocochip

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu, gula pasir, gula palem dan baking powder. Aduk rata.
2. Kocok lepas telur dan garam. Masukkan susu cair dan pisang sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Tambahkan margarin leleh, aduk perlahan. Masukkan chocochip aduk rata.
3. Tuang dicetakan muffin pendek yang sudah dialas cup kertas.
4. Oven dengan suhu 190 derajat celcius sampai matang.





Masih seperti biasa nya ...suka banget dengan yang berbau-bau pisang. Untuk sementara cerita tentang pisang udah abis tapi jangan bosen ya klo suatu hari nanti ketemu pisang lagi disini, hehe ^^

Tuesday, 28 July 2015

CHOCO BANANA PIE


Bismillah ...
Akhirnya semua kembali ke aktifitas masing-masing, yahh...liburan tlah usai. Kakak udah kembali ke ArTri hari Minggu kemarin dan adek udah masuk sekolah mulai Senin kemarin. Liburan yang amat sangat berarti buat kami...terutama aku yang jadi punya banyak waktu buat mereka. Kakak sekarang udah kelas 9 yaa, ingat baik-baik pesen Nda, lakukan yang terbaik yaa...aiyo cemungudh kakak...^^  Adeeeek...ahooy yang naik kelas 5, akhirnya sekelas sama Maya, Naflah dan Sasa ya deeek... #bahagia dia ^^
Dan aku...tetep disini, tetep belajar memasak dan belajar membuat kue ...bermain-main dengan semua yang ada didapurku...dan itu semua amat sangat menyenangkan.

Pisang Kirana yang bawa dari Tempeh beberapa hari yang lalu masih ada, memang sengaja untuk disisain beberapa biji kali aja  tiba-tiba ada niat untuk membuat sesuatu dari pisang-pisang itu. Kalo tiba-tiba jadi isian pie, hmm itulah yang aku bayangkan beberapa hari ini. Alasannya adalah  karena pie adalah salah satu kue favoritku dan karena pisang dan coklat itu berjodoh banget (ntah siapa yang menjodohkan) hanya karena alasan itu maka aku sempatkan untuk membuat kue ini. Tidak banyak bahan yang dibutuhkan untuk membuat kulit pie dan aku rasa semua bahan sudah tersedia didapurku juga cara membuatnya tidak butuh banyak waktu, seperti biasa aku ditemeni foodprossesor, dia selalu menjadi andalan klo aku nguprek didapur sendirian. Dan resepnya seperti biasa juga aku pake yang dari Majalah Sedap, komposisi bahannya mudah diingat jadi ga harus buka-buka contekan klo mo buat kulir pie.

KULIT PIE

Bahan :
200gr Tepung terigu (serbaguna)
100gr Margarin
1sdm Gula halus
1 Kuning telur
Sedikit garam
2sdm Air es

Cara membuat :
Aduk semua bahan dengan pisau, garpu atau foodprossesor hingga berbutir-butir. Diamkan adonan didalam kulkas selama setengah jam. Keluarkan dari kulkas dan biarkan suhu ruang. Adonan siap dicetak.

Untuk isian : pisang (pisang ambon, kirana,  raja dll) dan  meses secukupnya, kuning telur untuk olesan

Penyelesaian :
Tipiskan adonan, kemudian cetak bulat. Tambahkan pisang dan meses kemudian lipat seperti pastel, tekan-tekan bagian tepinya dengan menggunakan garpu. Lakukan hingga adonan habis. Panggang di oven yang sudah di[panaskan dengan suhu 160 derajat celcius selama 15 menit, keluarkan dari oven oles dengan kuning telur kemudian panggang lagi hingga matang.





Rasanya seperti yang aku bayangkan...bener-bener pisang dan coklat itu berjodoh banget, kemudian ketemu dengan kulit pie yang kres...hmm enak banget deh. Aku syuka...syuka...syuka ... udah pada tau kan maksudnya klo nulis suka plus Y ? heheee ^^
Dan sekarang aku udah tidak terbayang-bayang lagi, silahkan dicoba buat yang masih membayangkan rasanya... :D :D
Happy baking Moms ...^^

Saturday, 25 July 2015

DAGING SAPI MASAK KECAP



Bismillah ...

Sejatinya aku tidak suka membuat masakan yang terlalu ribet dengan berbagai macam bumbu dan pernik-perniknya tapi kenyataan yang ada adalah aku suka banget dengan masakan yang berbumbu mungkin kalo ada yang membuatkan dengan selera yang pas denganku aku akan dengan senang hati minta dibuatkan ketika aku pengen makan masakan itu. Sampai saat ini yang belom pernah aku bikin sementara aku doyan banget adalah Gulai Kambing. Gulai kambing ini selalu tersedia kalo pas lebaran dirumahku meskipun ga lebaran pun Umikku sering bikin tapi lebaran dengan gulai kambing itu sesuatu banget. Begitu banyak resep Gulai Kambing tapi yang mengerti dengan rasaku hanya Umikku dan sodara-sodara ku dari Abi. Kalo beliau-beliau yang bikin rasanya mantap banget. Dan lebaran kali ini karena aku merayakan lebaran dirumah mertua jadi aku harus mengikhlaskan Gulai Kambing itu...dan aku harus cukup puas hanya dengan kiriman foto dari kakak yaitu gulai kambing lengkap dengan ketupatnya (dia ga ikut ke Wonosobo dan memilih lebaran bareng Jidah dan Jidi nya). Dan menu lebaran dirumah mertua adalah opor ayam/bebek, sate ambal (mbak iparku yang bawa dari Kebumen) dan pecel lengkap dengan sayur-mayurnya. Sebenarnya masih ada ikan air tawar yang guede-guede hasil panen dari kolam depan rumah tapi baru sempet digoreng, sejatinya ikan-ikan itu mau dimasak mangut oleh ibu mertua. Aahh...bener-bener aku kangen masakan Umikku, semoga masih ada sisa gulai kambing untukku doaku waktu itu hihiii....
Oiya...kenapa aku sampai sekarang belom pernah bikin gulai Kambing ? karena yang pasti bumbunya ribet banget, ada bumbu kering dan bumbu basahnya plus koyah kelapa yang ditumbuk sampai berminyak gitu. Dulu pernah bikin siih tapi aku hanya cemplung-cemplung aja karena semua bumbunya Umik yang bikin. Dengan hanya merebus daging kambing plus tulang-tulang yang masih ada dagingnya dan langkah selanjutnya mengikuti instruksi dari Umik jadi deh Gulai Kambing yang mantap hihiii... tapi suatu hari nanti aku pasti akan bikin sendiri, aku janji!! ^^
Dan kali ini aku masak Daging Sapi Masak Kecap, ini masakan vivi banget karena ga pake ribet pastinya yaa ^^ resepnya juga hasil liat di Umik... biasanya klo Umik yang bikin pake daging sapi, daging kambing ato daging ayam dan selalu ditambah dengan kayu manis dan cengkeh tapi kalo aku yang bikin selalu menghilangkan kedua rempah itu karena anak-anakku ga begitu suka dengan aroma kayu manis dan cengkeh pada masakan. Dan yang kali ini aku menambahkan potongan kentang biar ada alasan jika ketika makan aku tidak pake nasi ^^

DAGING SAPI MASAK KECAP

Bahan :
300gr Daging sapi tanpa lemak, potong-potong sesuai selera
6buah Kentang ukuran sedang, kupas dan belah 2
1 Daun bawang, belah dan potong panjang
2sdm Kecap manis
1sdt Garam
Air secukupnya

Bumbu yang dihaluskan :

5siung Bawang putih
10btr Bawang merah
1-2cm Jahe
1/2sdt Merica bubuk
1/4sdt Pala bubuk
1buah Tomat ukuran besar

Cara membuat :
Siapkan panci tekan. Masukkan daging sapi dan bumbu yang dihaluskan tambahkan air secukupnya, masak 10-15 menit dari panci tekan yang sudah berbunyi. Matikan api dan biarkan hingga uap panasnya hilang. Buka tutup panci, biarkan air yang tersisa dipanci kemudian tambahkan kentang, kecap dan garam. Masak kembali hingga kuah menyusut dan kentang matang. Terakhir masukkan daun bawang, aduk rata.

** Jika tidak ada panci tekan silahkan dimasak menggunakan panci tapi akan membutuhkan waktu yang lama untuk membuat daging sapi menjadi empuk.
** Setiap masakan yang Umikku bikin jika ada pemakaian merica dan pala beliau selalu menggunakan merica butiran dan biji pala karena beliau anti yang bubuk-bubukan karena menurut beliau akan pengaruh dirasa, hmm...kayaknya bener deh...tapi klo aku lebih memilih yang bubuk karena lebih praktis tanpa menghaluskan pastinya ^^





Gara-gara masakan ini aku mendapat pujian dari anak-anakku. Adek yang biasanya tidak begitu suka daging jadi suka banget...hmm bahagianya menjadi bunda :)
Akhirnya...selamat memasak Ibu, sajikan yang terbaik buat keluarga tercinta ^^

Thursday, 23 July 2015

BALI TAHU TELUR PUYUH





Bismillah ...

Masih kebawa suasana lebaran...jadi agak males masak nih. Kemarin masak nasi goreng buat sarapan, makan siang masak sayur bayem, ayam goreng, tempe goreng dan sambel...wiiiihhh nikmat banget. Dan malamnya pindah dapur...beli sate ayam didepan sana hihiii :P
Dan hari ini ini pagi-pagi udah ada tukang sayur dan tukang tempe/tahu lewat. Mulai deh masak yang agak ruwet dikit. Asal tau aja ...vivi tuh klo urusan masak...kadang kliatan rajiiiin banget tapi ga jarang juga kliatan malesnya. Oke deh, kali ini masak Bali Tahu Telur Puyuh, sebenarnya sih udah sering banget bikin masakan ini...dulu pernah bikin Bali Telur dan udah posting disini. Dan yang ini bumbunya juga masih sama dengan yang dulu hanya aja plus tahu dan telurnya pake telur puyuh. Karena telurnya kecil-kecil jadi ukuran tahunya menyesuaikan yaitu dipotong kecil-kecil juga sebelum digoreng dan aku tambah daun salam jadi aroma daun salamnya ...begitulah kurang lebihnya.






Kalo aku sering bikin berarti anak-anakku suka ...yah begitulah, kakak-adek suka banget tapiiiiii biji cabe merahnya harus dibuang biar ga pedes klo masfirti sih apa-apa sukaaa, jadi apapun yang aku masak selalu enak aja buat dia ^^ eitss...pokoknya ga pedes dia oke-oke aja :D
Oiya...klo ingin yang pedes boleh ditambah cabe rawit lho.
Eh...masih punya stok telur puyuh lagi dikasih tetangga yang abis mudik  __"

Happy cooking Moms, there's no taste like home ^^

Wednesday, 22 July 2015

BANANA BREAD WITH STRUESSEL



Bismillah ...

Hari ke 5 bulan Syawal, mumpung masih ga jauh-jauh dari lebaran nih aku mo ngucapin Selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqobballahu Minna wa Minkum, Syiamana wa Syiamakum wa Ahalahullahu'Alaik. Ja'alanallahu Minal Aidzin wal Faidzin.
Alhamdulillah aku udah bisa melewati Ramadhan dengan baik, kemudian berlebaran di rumah mertua. Alhamdulillah juga Allah udah memberi perjalanan yang menyenangkan (Probolinggo-Wonosobo pulangnya mampir Sragen bentar terus lanjut Probolinggo narok cucian dan oleh-oleh thok trus lanjut Lumajang) walopun ada sedikit masalah dijalan yaitu mobil ditabrak dari belakang pas di lampu merah, kami semua baik-baik aja hanya kagetnya tuh daleeeeeeem bangeeet sampe lemes dan dagdigdug ga slese-slese... dan mobilnya jelas penyok laaah... itulah serunya mudik hihiiii...

Tanggal 19 kemarin ada arisan keluarga pas yang ketempatan rumah Umik jadi yaaa....sedikit ruwetlah dibanding lebaran sebelumnya tapi seneng banget ketemu keluarga besar. Semoga taun depan bisa ketemu lagi yaa.. ^^
Beberapa hari beredar kemana-mana rasanya kangen banget sama dapurku hiks...kangen nulis disini (tumben ? biasanya males vivi ... :P)  selama bulan puasa kan jarang banget bikin-bikin jadi kok kayaknya lamaaaaa banget ga nguprek didapur. Sebagai obat kangen kemarin sore nyempetin bikin kue karena lagi ada banyak pisang Kirana dirumahku (oleh-oleh salah satu sodara kemarin) jadi aku bikin Banana Bread aja... sebenarnya kemarin tuh aku pengen bikin Cake Pisang yang lembut gitu, pokoknya yang ga sepadet Banana Bread tapi karena hampir semua resep Cake Pisang pemakaian pisangnya cuma dikit jadilah bikin Banana Bread aja...pokoknya niat banget mo ngabisin pisang hihiii ^^
Kemudian waktu itu terlintas pengen kasih taburan struessel juga... jadilah Banana Bread yang ketutup dengan struessel, hmmm ...



Jangan tanya rasanya...wes enak banget lah, ditambah struessel yang ada keju-kejunya itu hmm...jadi tambah enak banget (Y) syuka...syuka pokoe ^^
Saat ini...pisang udah berkurang karena udah dibikin ban-bread tapi masih ada se kardus salak oleh-oleh sodara kemarin, yang jadi pertanyaan adalah ..."adakah olahan salak yang menarik untuk dicoba ??" hihiii....
Happy Baking ^^

Saturday, 11 July 2015

BROWNIE PIE




Bismillah ...
Maaaaap ...klo bulan ini jarang update. Karena emang jarang bebikinan, bukan apa-apa siih, hanya pengen fokus aja ke Ramadhan ini. Makasih buat temen-temen grup yang setiiiiiiaap hari selalu mengingatkan, maklumlah aku hanya manusia biasa yang lebih banyak lalainya daripada ingatnya, hiks... #bahagianya bersama kalian :*
Pie ini bikinnya udah beberapa hari yang lalu, yang kedua kalinya bikin pie brownies. Yang pertama hanya bikin aja ga sempet dipoto, resepnya Browniesnya pake Pennylane Brownies dan pie nya resep dari majalah Sedap.
Aku yakin temen-temen udah pada tau pie brownis itu kayak apa jadi aku ga perlu jelasin kan kenapa ada brownies dikulit pie. Untuk resep brownisnya...sapa siiih yang ga kenal Pennylane Brownies...hehee tapi aku tulis lagi nih buat yang lagi males nyari resep

PENNYLANE BROWNIES

Bahan :
4btr Telur
450gr Gula pasir (vi pake gula halus)
225gr Minya goreng
60gr Coklaat bubuk
210gr Tepung terigu (serbaguna)
1/2sdt Garam
1sdt Vanilla bubuk
120gr Kenari/kacang/almond cincang kasar
50gr Chocochip

Cara membuat :
1. Cetak adonan kulit pie di loyang pie, sisihkan. Panaskan oven 180 derajat celcius.
2. Ayak terigu, coklat bubuk dan vanilla.
3. Kocok telur dan gula asal rata saja (ga perlu sampai mengembang). Masukkan garam, kocok lagi hingga rata.
4. Matikan mikser, tambahkan bahan kering kedalam adonan, aduk rataa.
5. Tambahkan minyak goreng, aduk rata. Terakhir tambahkan chocochip dan kacang2an, aduk rata.
6. Tuang adonan dikulit pie, panggang hingga matang.

KULIT PIE

Bahan :
100gr Margarin
200gr Tepung terigu (serbaguna)
1sdm Gula halus
1 Kuning telur
2sdm Air es
Sedikit garam

Cara membuat :
Aduk semua bahan dengan pisau pastry ato garpu ato proses di foodprossesor. Simpan adonan di kulkas selama setengah jam. Cetak adonan pie di cetakan pie.

# Satu resep adonan untuk setengah resep Brownies.





Rasanya tidak mengecewakan, karena emang dasarnya aku suka coklat dan pie hehee...tapi masih pengen nyoba resep yang lain...suatu hari nanti yaa.. ^^

Selamat menghabiskan sisa Ramadhan, manfaatkan waktu sebaik-baiknya ya  ^^
Untuk yang mudik, selamat mudik dan hati-hati dijalan... ^^

Sunday, 5 July 2015

PUFF PASTRY



Bismillah ...

Jika ada yang bilang bahwa apa yang sering kita liat pada waktu kecil akan membekas ketika kita dewasa nanti... aku setuju. Dan mungkin aku adalah salah satu orang yang merasakan hal itu. Doeloe, vivi kecil sering meliat Umik bikin adonan puff, klo dirumah biasa menyebutnya Grem...aku yakin klo dirumah ada yang bilang Puff Pastry dijamin ga bakalan ada yang tau. Waktu itu aku melihatnya kayaknya susah banget bikinnya...sampe ketika udah mulai bermain-main dengan tepung dan belajar bikin-bikin kue... puff adalah salah satu target yang ingin kutaklukkan. Akhirnya...sampai saat ini aku udah berkali-kali bikin adonan puff. Bisa diartikan aku udah bisa menaklukkannya, yess!! dan hasilnya pun tidak pernah mengecewakan. Melihat ini semua Umik tersenyum :) mungkin aku adalah salah satu orang yang beruntung karena masih banyak temen-temen yang mengeluh bahwa adonan puffnya ga mengembang, bocor korsvetnya keluar dll... dan aku hanya bisa bilang Alhamdulillah karena aku bisaaa !! ^^




Kali ini aku membuat puff yang aku isi dengan selai nanas homemade. Aku biasa menyebutnya Grem isi selai :D ... Doeloe, kue ini pernah berjaya dijamannya, kira-kira ketika aku masih SD. Waktu itu Umik sering banget bikin, biasanya untuk acara selametan (maklumlah...waktu masih ada Almarhum Mbah selalu aja ada selametan ini-itu, biar slamet kali ya ...^^) Untuk isiannya... ada yang isi selai nanas ato kacang. Klo yang isi pisang baru belakangan ini mulai rame didesaku. Bentuk segitiga adalah favorit Umik, klo ada sisa baru dilipat memanjang kesamping karena tidak memungkinkan klo dibikin segitiga. Waktu itu klo ada slametan terus salah satu kuenya adalah grem ...hmm udah terkesan mewah banget :D
Akhir-akhir ini Umik udah jarang bikin, udah males paling ya. Tapi tidak dengan Bulekkku, blio emang jualan kue dan jual kuker juga klo pas puasa kayak gini, dan salah satu kue kering yang dijual adalah grem isi kacang (selalu diisi kacang) dengan bentuk yang imut karena untuk isian toples. Grem Isi Kacang itu jadi jualan yang laris manis, hmm best seller lah didapurnya bulekku ... bikin segitu banyak kayaknya mudah banget buat blio. Aahh...klo aku ga janji deh bikin yang kecil-kecil kayak gitu. Oiya, biasanya klo lebaran kerumahnya aku selalu dapat jatah setoples, semoga taun ini masih ada jatah untukku .. #ngarep viiii ^^




Dan bikin puff kali ini adalah untuk menghabiskan sisa korsvet yang akan habis umurnya pertengahan bulan ini. Setelah beberapa waktu yang lalu udah dipake untuk bikin BanPuff sisa korsvetnya masih bisa dipake untuk bikin satu resep lagi. Dan isinya aku milih selai nanas, udah aku bikin beberapa hari yang lalu. Sejatinya selai itu akan aku pake untuk bikin nastar tapi aku mualeees banget. Rasa-rasanya lebaran kali ini aku ga bikin kue kering dan minta ke Umik aja daaaan kemarin aku beli biskuit kaleng hikz... udah ada biskuit kaleng itu, kacang mede (beli mateng) dan rengginang  (beli mentahnya) dirumahku. hmm...
Oiya puff ini masih pake resep  yang ini ... semoga ga bosen liat puff yang berulang-ulang disini ^^
Selamat menunaikan ibadah puasa ...^^



Thursday, 2 July 2015

BOLA-BOLA AYAM SAUS ASAM MANIS ala vivi :D



Bismillah ...

Masih melanjutkan cerita si telur puyuh yang beli sekilo kemarin... :D
Hari ini masak Bola-Bola Ayam Saus Asam Manis, saus asman nya bener-bener ala vivi banget ato lebih tepatnya ala rumahku :D sebenarnya sering banget sih bikin saus asam manis, biasanya sebagai saus pelengkap untuk  gurame, udang goreng tepung, bakso dan sosis ato ayam goreng tepung, jadi ini bukan masakan baru dirumahku hanya aja model dan bentuknya tetep gitu-gitu aja hihiii dan adek adalah penggemar saus asam manis yang bentuk dan modelnya biasa-biasa itu :D ... klo pas lagi makan di resto ato rumah makan dengan menu yang ada asam manisnya pasti yang terlihat adalah saus asam manis yang bener-bener menggugah selera yaitu terdiri dari potongan nanas, bawang bombay, paprika, kacang polong dan wortel ...tapi tidak demikian dengan saus asam manisku. Biasanya saus asam manis bikinanku yang terlihat hanya bawang bombay yang dipotong kasar karena anak-anakku ga suka nanas, kacang polong ...paprika juga hanya suka klo dipake topping pizza dan untuk kali ini aku tambah dengan bunga kol itupun karena mereka berdua suka bunga kol dan kebetulan dikulkas lagi ada...
Untuk bola-bola ayamnya aku bikin mirip bakso tapi tanpa tambahan tepung dan dalamnya aku isi dengan telur puyuh.

BOLA-BOLA AYAM SAUS ASAM MANIS

Bahan :
350gr Daging ayam, haluskan
2siung Bawang putih, haluskan
3btr Bawang merah, haluskan
1sdt Garam
1sdt Merica bubuk
1 Putih telur
20btr Telur puyuh rebus yang sudah dikuliti

Cara membuat
Didihkan air secukupnya dalam panci. Campur daging ayam, bawang merah, bawang putih, merica, garam dan putih telur, aduk rata. Ambil satu sendok teh adonan ayam, pipihkan dan tambahkan satu butir telur puyuh. Bentuk bulat kemudian masukkan kedalam panci yang berisi air mendidih, lakukan hingga adonan ayam habis. Masak bulatan-bulatan ayam hingga matang dan mengapung. Kemudian tiriskan.

SAUS ASAM MANIS

150gr Bunga kol, potong perkuntum
2siung Bawang putih, geprek dan cincang halus
1bh Bawang bombay
4sdm Saus tomat
1sdm Saus cabe
1sdt Merica bubuk
Garam dan gula secukupnya
Air kurang lebih 150cc
2sdm Margarin untuk menumis

Cara membuat :
Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Tambahkan saus tomat, saus cabe dan merica bubuk aduk rata tambahkan bola-bola ayam yang sudah digoreng dengan sedikit minyak, aduk rata. Tambahkan air, aduk rata dan biarkan hingga mendidih. Terakhir tambahkan bunga kol, masak hingga agak layu (aku suka bunga kol yang masih agak kriuk). Angkat dan sajikan.





Rasanya tidak mengecewakan...dan yang penting pasukanku suka semua, alhamdulillah ^^
Hari ke 15 Ramadhan...itu berarti udah separuh Ramadhan, ayo semangat...semangat...manfaatkan sebaik-baiknya waktu yang ada sekarang ^^