Friday, 5 April 2013

LATHOK







Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau kaya akan keragaman jajanan tradisional. Masing-masing daerah mempunyai ciri khas sendiri. Dijaman modern seperti ini sudah banyak kue-kue internasional  seperti black forest, opera, cheese cake, sacher dll yang dijual di toko-toko kue tapi jajanan tradisional tetap masih punya banyak penggemarnya. Bahkan sekarang sudah banyak jajanan tradisional  yang dimodifikasi bentuknya supaya tampilannya lebih menarik tapi tetap dengan rasa yang sama. Jenis jajanan tradisional banyak banget, seperti onde-onde, getas, nogosari, putu, lupis, awug-awug, klepon dll

Jajanan tradisonal biasanya terbuat dari bahan-bahan alami, seperti tepung beras, tepung sagu atau kanji, tepung ketan ato beras ketan, umbi2an dll. Pewarna alami dari daun pandan suji (walopun ada juga yang menggunakan pewarna sintetis) dan daun pisang sebagai pembungkusnya. Untuk rasa manis biasanya menggunakan gula pasir, gula merah atau gula palem.

Jajanan yang aku buat kali ini adalah Lathok. Lathok biasanya dijual bersama-sama dengan lupis, putu, cenil, ketan, tiwul dll. Lahtok bahan utamanya adalah tepung kanji atau tapioka. Karena terbuat dari tepung kanji so bisa dibayangkan rasanya ? mirip cenil sih hanya saja klo cenil direbus tapi klo lathok dikukus berlapis-lapis seperti kue lapis. Untuk temen-temen yang tinggal di Jawa Timur bagian timur pasti jajanan ini udah tidak asing lagi.




















No comments:

Post a Comment