Sunday, 27 December 2015

Macam-macam Jenis Bahan Pengembang dan Penggunaannya

Jenis-Jenis Bahan Pengembang dan Penggunaannya 

Baking Powder/Baking Soda. Sebutan secara umum untuk bahan pengembang adalah baking soda atau disebut juga baking powder. Istilah lainnya yang agak lebih "keren" adalah Sodium Bicarbonate atau Natrium Bicarbonates. Bahan pengembang ini sebenarnya pemakaiannya adalah sebagai bahan tambahan yang bisa dipakai bisa juga tidak perlu dipakai karena fungsi mengembangkan adonan kue ini juga sudah ada pada ragi yang biasa digunakan pada pembuatan adonan kue, fungsi pengembang ini juga terdapat pada telur.

Bahan pengembang yang beredar di pasaran antara lain:
  • Baking Hercules. Merupakan baking powder yang ekonomis karena harganya yang relatif  murah.
  • Double Acting adalah bahan pengembang untuk cake dan roti yang mempunyai daya kerja dua kali lebih kuat dari baking powder biasa dan bekerja dalam dua pengembangan. Pengembangan yang pertama pada waktu pengadukan, bahan ini akan bereaksi dengan air dan membantu proses pengembangan. Double Acting bekerja aktif menghasilkan karbondioksida secara terus menerus dan merata ke seluruh adonan selama waktu pemanggangan berlangsung. Ini adalah pengembangan yang kedua.
  • Soda Kue biasa digunakan dalam pembuatan kue, roti atau makanan yang digoreng seperti kentucky. Yang membedakan dari baking powder yaitu soda lebih mengembang merata ke samping kalau baking powder lebih mengembang ke atas.
  • Baking Alpina memiliki kandungan berupa soda kue dan maizena. Fungsinya, soda akan membuat pengembangan kue secara maksimal sedangkan maizena akan membuat tekstur kue menjadi lebih lembut dan halus.
  • Baking Powder selain dapat mengembangkan cake maupun kue kering, baking powder dapat berfungsi sebagai perenyah kue kering.
  • VX 2% adalah bahan pengembang roti dan cake. Selain mengembang dengan penambahan bahan ini akan menghasilkan tekstur yang halus dan remah yang lembut.
Beda Soda Kue dan Baking Powder
Perbedaan utama antara soda kue dengan baking powder adalah, soda kue mengembang secara merata ke samping sedangkan baking powder mengembang ke atas. Penggunaaan bahan pengembang sebenarnya tidaklah mutlak dalam proses pembuatan kue atau roti, sebab fungsi untuk mengembangkan adonan juga berlaku pada ragi dan telur. Penggunaan bahan pengembang yang berlebihan bahkan bisa membuat kue dan roti teksturnya menjadi kasar.

Dosis dan Cara Pemakaian : Dosis Penggunaan sebesar 0.2% dari berat tepung. Semisal tepung terigu yang anda gunakan adalah 1 kg, misalkan menggunakan VX 2%, maka bahan pengembang yang harus ditambahkan adalah 2 gram (1000 x 0.2%).

Menstabilkan Adonan Cake dengan Cake Emulsifier
Cake Emulsifier adalah bahan tambahan yang berfungsi sebagai pengembang, peningkat mutu cake dan menstabilkan adonan cake, bentuknya seperti jelly yang berwarna kuning. Dengan menggunakan emulsifier telur yang dikocok akan cepat naik sehingga dapat menghemat waktu. Dan adonan yang dihasilkan tidak mudah mengempis sebelum dioven dan tektur kue akan menjadi lebih halus dan empuk

Jenis-jenis cake emulsifier : 
Starkies, Spontan 88, Sponge 28, Ovalet/SP/TBM, Sp Ryoto

Ovalete, SP, TBM, Sp Ryoto, Starkies dan Spontan 88 biasa digunakan untuk membuat cake. sedangkan Sponge 28 sangat cocok digunakan untuk bolu kukus. Cara pemakaian langsung ditambahkan pada waktu pengocokan telur. Dosis pemakaian emulsifier sebesar 2-4% dari berat total adonan.

By: Blantiksapi

Jenis-Jenis Bahan Pengawet Makanan, Antara Yang Boleh dan Dilarang

Jenis Bahan Pengawet Makanan, Alami dan Buatan

Bahan-bahan untuk mengawetkan makanan sangat banyak jenisnya dan terbagi dalam dua kelompok besar yaitu bahan pengawet alami dan bahan pengawet buatan (buatan pabrik). Pemakaian bahan pengawet pada makanan sebenarnya relatif aman, dengan syarat mengikuti aturan pemakaian terutama dosisnya. Jika memungkinkan sebaiknya tidak menggunakan bahan pengawet pabrikan tetapi gunakan saja bahan pengawet alami.

Berikut ini beberapa jenis bahan pengawet yang banyak dijual bebas dan biasa digunakan untuk mengawetkan makanan serta bahan pengawet yang dilarang untuk dipakai pada produk makanan karena berbahaya dan bisa memicu penyakit terutama kanker.

Bahan Pengawet Alami 

Tanaman Gambir. Tanaman Gambir bisa dimanfaatkan sebagai pengawet untuk menghambat tumbuhnya mikroorganisme dan degradasi reaksi oksidasi yang menyebabkan makanan menjadi basi. Hal ini karena pada daun tanaman gambir mengandung katekin yang bisa berfungsi sebagai pengawet alami.

Garam. Larutan garam adalah bahan pengawet alami yang banyak digunakan dalam produk makanan dengan proses yang disebut "curing" atau pengasinan dan atau penggaraman. Contohnya adalah untuk pengasinan ikan dan juga untuk penggaraman kulit.

Karagenan (rumput laut). Karagenan adalah bahan pengawet yang berasal dari rumput laut, banyak digunakan untuk campuran es krim, susu dan aneka kue. Karagenan dapat juga digunakan sebagai bahan pengenyal pada mie basah dan bakso.

Pohon picung atau kluwak (jawa). Merupakan bumbu masak, selain itu biji buah picung juga bisa dimanfaatkan sebagai pengawet alami ikan segar. Kombinasi 2 % biji buah picung dan 2% garam dari total berat ikan telah mampu mengawetkan ikan kembung segar selama 6 hari tanpa merubah mutu.

Biji Kepayang. Dengan mencampur antara garam dan biji kepayang bisa digunakan sebagai bahan pengawet alami pada ikan dan mampu bertahan selama lebih kurang 1 minggu.

Bahan Pengawet Buatan

Bahan Pengawet yang bisa digunakan untuk produk makanan :
  • Natrium Sulfit,
  • Natrium Bisulfit,
  • Natirum Metabisulfit,
  • Natrium Nitrat,
  • Natrium Nitrit,
  • Natrium Propionat,
  • Nisin
  • Propil-P-Hidroksi Benzoat.
  • Asam Benzoat,
  • Asam Propionat,
  • Asam Sorbat,
  • Sulfur Dioksida,
  • Etil P-Hidroksi Benzoat,
  • Kalium Benzoat,
  • Kalium Sulfit,
  • Kalium Bisulfit,
  • Kalium Nitrat,
  • Kalium Nitrit,
  • Kalium Propionat,
  • Kalium Sorbat,
  • Kalsium Propionat,
  • Kalsium Sorbat,
  • Kalsium Benzoat,
  • Natrium Benzoat,
  • Metil-P-Hidroksi Benzoat,
Bahan Pengawet Buatan: Kalsium Benzoat
  • Fungsi utamanya adalah untuk menghambat pertumbuhan bakteri penghasi racun (toksin), bakteri spora dan bakteri yang bukan bakteri pembusuk. Biasa digunakan sebagai pengawet produk minuman dan juga ikan asin.
  • Efek samping: Untuk yang peka terhadap bahan ini sebaiknya berhati-hati memilih makanan yang berpengawet kalsium benzoat terutama untuk penderita asma.
Sulfur Dioksida (SO2)
  • Biasa digunakan untuk mengawetkan sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar.
  • Efek samping: Jika berlebihan bisa memicu kanker, kelainan genetik dan berbahaya bagi penderita asma dan alergi lainnya.
Kalium nitrit
  • Bentuk fisik dari Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Banayk digunakan untuk mengawetkan bahan olahan dari ikan dan daging seperti kornet. Pengawet ini bisa membuat bahan makanan menjadi tetap segar karena menghambat pertumbuhan bakteri.
  • Efek samping: Jumlah yang berlebihan bisa menyebabkan keracunan, radang ginjal, sakit kepala, anemia dan susah bernafas. Biasanya ditandai dengan muntah-muntah.
Kalsium Propionat/Natrium Propionat
  • Bahan pengawet ini berfungsi untuk mencegah tumbuhnya jamur dan sering dipakai pada produk roti dan tepung. Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang disarankan adalah 0,32% atau 3,2 gram/kg bahan. Sedangkan untuk makanan berbahan keju, dosis maksimumnya adalah 0,3% atau 3 gram/kg bahan.
  • Efek samping: Jika berlebihan, bahan pengawet ini bisa menyebabkan insomnia, kelelahan dan juga memicu sakit kepala terutama migrain.
Natrium Metasulfat
  • Biasa digunakan pada produk tepung dan roti.
  • Efek samping: Bisa menyebabkan alergi pada kulit yang sensitif.
Asam Sorbat
  • Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, buah dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat.
  • Efek samping: Dalam jumlah berlebihan, asam sorbat bisa mengakibatkan radang kulit.
Catatan: Beberapa Bahan Pengawet yang DILARANG untuk pengawet produk makanan:
  • Borak atau Asam Borat: nama lainnya gendar, obat puli. Efek samping: Menyebabkan kerusakan pada ginjal dan memicu timbulnya kanker. Bahak borak ini sering disalahgunakan untuk mengenyalkan dan mengawetkan makanan seperti bakso, mie, kerupuk.
  • Asam Salisilat
  • Kloramfenikol
  • Formalin atau formaldehyd. Efek samping : Bisa memicu timbulnya kanker, bahan ini bersifat karsinogenik dan biasa digunakan untuk mengawetkan mayat atau organ-organ percobaan pada laboratorium, sering disalahgunakan dalam pengawetan ikan asin dan daging. 
By: Blantiksapi

Saturday, 12 December 2015

BAKPIA BASAH ISI KACANG HIJAU



Bismillah ...
Curcol dikit yaa...ketika temen-temen diluar sana pada cerita tentang hujan disini baru ada cerita tentang mendung dan sedikit gerimis. Gerah ...?? Pastinyaaaa...pun ketika aku nulis ini masih seperti hari-hari kemarin...hari-hari yang selalu gembrobyos keringet. Alhamdulillah masih dikasih kesempatan menikmati gembrobyosnya keringet hihiii...^^ dan disaat seperti ini mainan air...mandi... pokoknya segala sesuatu yang berhubungan dengan air adalah sesuatu yang luwarbiyasa!!
Udah...segini aja curcolnya :P

Dan bakpiaaaaa....hayoo sapa yang blom tau kue ini ?? Disini masih ada yang jual lho, harganya seribuan hahaa isinya kacang ijo yang ada kulitnya. Aku sering beli... dalam hati berkata "suatu hari nanti aku ingin membuatnya sendiri..."
Dan yeay!! Kesampaian deh... resep kulitnya "copas tulus" dari blog nya mbakyu Rina Audy dan untuk isiannya aku ingin yang ga begitu manis karena aku merasa udah terlalu manis jadi kayaknya udah ga butuh kue yang manis-manis deh... #haiss prut!! Hahaa
Isiannya pake resepnya Dedi Rustandi  yang pernah aku tulis disini untuk isian bakpia (setoran LBT klo ga salah)
Langsung resep aja yaa..

BAKPIA BASAH ISI KACANG HIJAU

Bahan kulit :
250gr tepung terigu serba guna
3sdm gula pasir
1/2bks ragi instan
130cc air hangat
2sdm margarin
1/4sdt garam

Cara membuat :
1. Campur bahan kering, aduk rata.
Tuang air sedikit demi sedikit kedalam campuran tepung sambil diuleni hingga tercampur rata. Tambahkan margarin, uleni hingga kalis.

2. Fermentasikan adonan selama 45 menit. Kempiskan adonan dan bagi menjadi 30 bagian atau sesuai selera, bulatkan.

3. Ambil satu bulatan kemudian pipihkan dan isi dengan isian. Rapikan dan tekan supaya pipih. Tata diatas loyang yang telah dioles margarin. Pakukan hingga adonan habis. Kemudian diamkan selama 15 menit.

4. Panggang kue dengan suhu kurang lebih 200 derajat celcius selama 10 menit atau hingga sisinya berwarna kecoklatan. Kemudian balik kue dan panggang lagi untuk sisi yang lain. Jika sisi lainnya sudah kecoklatan angkat dan dinginkan.

5. Simpan kue diwadah yang tertutup rapat.

ISIAN KACANG HIJAU

Bahan :
125gr kacang hijau rendam semalam, kukus dan haluskan.
25gr gula halus
25gr margarin
50gr susu bubuk
50gr keju cheddar parut

Cara membuat :
Campur semua bahan, aduk hingga rata.




Dan hasilnyaa....wow ga kalah sama yang dijual-jual itu. Hmm....kayaknya lebih enak bikinanku deh hahaa...
Akhirnyaa...mbak Rina makacihh yoo ^^
Karenaa...bakpia ini bikinnya juga udah beberapa hari yang lalu jadi yaa yang tertinggal hanya gambarnya...ahh viiii lagu lama itu seeeh ><

Happy bakiiiiing ^^

Tuesday, 8 December 2015

MARMER CAKE



Bismillah ...
Ahaayy... Marmer Cake lagi huihihii... dan yang ini bikin dengan resep yang beda.
Oiya...ini resep yang dikasih Shelly, dan aku janji bikin dan post disini ya ^^
Sebenarnya bikinnya udah dari bulan kemarin tapi karena ribet yang ga slese-slese jadi baru nongol disini, duh maap maaaap yaaa... oiya itu juga gara-gara Mbak Dwek tadi nanya'in di bbm hihiii... eh iyaa mbak Dwek ini penggemar cake yang klo digigit tuh basah, ga nyereti di tenggorokan dan nyes gitu klo dimakan, jangan coba2 kasih dia cake yang beremah-remah kasar gitu ...pasti deh cake nya akan diumpetin jauuuuuh didalam tasnya kemudian sampe rumah tau deh apa yang terjadi selanjutnya hahaaaa...
Ssssttt.... Langsung resep aja yaa...

MARMER CAKE

Bahan :

5btr telur utuh
3 kuning telur
1/2sdt emulsifier (aku pk SP)
200gr gula pasir
150gr tepung terigu serba guna (ayak)
2sdm susu bubuk fullcream (tambhn dr aku)
300gr margarin (cairkan)
1/2sdt coklat bubuk
1/2sdt pasta coklat

Cara membuat :
1. Siapkan loyang tulban. Oles rata margarin. Sisihkan.

2. Dalam satu wadah kocok telur, sp, gula, tepung terigu dan susu bubuk (all in one methode) hingga mengembang, berjejak. Matikan mikser tambahkan margarin cair, aduk balik hingga rata.

3. Ambil 3 sendok sayur adonan tambahkan coklat bubuk dan pasta coklat, aduk rata.

4. Tuang adonan dalam loyang tulban kemudian tuang adonan coklat. Bentuk marmer dengan garpu atau lidi.

5. Panggang adonan dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 180 derajat celcius hingga matang.

**aku pake loyang loaf, 1 resep adonan untuk 2 loyamg loaf.



Hasilnyaaa...pemakaian margarin yang banyak dan sebagian putih telur yang ga dipake ngaruh banget ke tekstur cake. Cake nya jadi lembab seperti yang Shelly bilang ^^ tapi aku ga begitu suka dengan permukaan cake yang jadi cekung gitu... apa karena margarin yang banyak bisa membuat permukaan cake jadi cekung gitu ya.. ?? Aku rasa sih gitu (ilmu sesat nih) Jujur nih...susu bubuk yang aku tambahkan maksud hati supaya permukaan cake ga cekung gitu.
Tapi untuk rasa tidak mengecewakanlah...
Okay....yang penasaran dengan resep iniiiii... nih udah aku tulis yaaa. Ayo dimainkan miksernya biar ga penasaran, jangan lupa kirim-kirim ke aku...yuhuuu^^
Happy baking smuwah !!
Selamat soreee...ayo mandii hihiii :P

Saturday, 5 December 2015

SIMPLE SHORTBREAD "tanpa gula"


Bismillah ...
Hmm...di suatu malam tiba-tiba ada temen sekolah bbm
Dia : "pi bikinin aku kukis tanpa gula.."
Aku : "maksudnya ? Kastengel kah ?"
Dia : " bukan piiii...pokoe adonan thok. Tanpa isi  dan tanpa rasa "

Hmm...kukis tanpa rasa, aneh banget yaa.. Tadinya aku bikinin butter cookies ambil resep punya temen di salah satu blog favorit ntah salah dimananya kukisnya lembab gitu sementara luarnya udah kres garing. Menurutku sih gegara pasta vanila yang aku tambahkan tapi temenku bilang ga ngaruh sih karena dia pernah pake vanilla pasta diadonan kukisnya dan kukisnya baik-baik aja. Karena waktu itu nyambi ngerotmar juga akhirnya aku lupakan deh kukis yang lembab itu...konsentrasi ke rotmar dulu ya...aaahh seandainya punya tangan sebanyak gurita yaa..hahaa ga mungkin banget itu viviiii...
Daaaan karena temenku tuh bilang mo mampir rumah sepulang dari Surabaya akhirnyaaa...aku "maksain" untuk bikin, dan ganti resep pastinya...ga bikin butter cookies lagi. Selanjutnya aku cari resep yang simpel ajah...simpel tapi dari baca resep udah kebayang enaknya.
Dan resep itu adalah Shortbread dari Femina, hmm...kayaknya kok enak banget padahal baru liat gambarnya...hahaaa lebay ga sih aku :p
Aku tulis resep aslinya yaa...dan yang aku bikin minus gula. Oiyaa...aku tambahin susu fullcream hehee

SIMPLE SHORTBREAD

Bahan :
300gr mentega asin (aku mix butter dan margarin)
125gr gula bubuk (aku g pake)
350gr tepung terigu serbaguna
2sdm susu bubuk fullcream (tambahan dari aku )

Cara membuat :
1. Aduk mentega dan margarin dengan spatula hingga rata. Tambahkan gula,,aduk hingga berbutir.

2. Tambahkan terigu sedikit demi sedikit, uleni dengan telapak tangan hingga tidak lengket di tangan. Bulatkan adonan kemudian bungkus dengan plastik dan simpan dalam lemari es selama 1 jam. Keluarkan.

3. Pipihkan adonan setebal 1.5cm. Potong-potong sesuai selera kemudian tusuk-tusuk dengan garpu. Panggang dalam oven dengan suhu 160 derajat celcius hingga matang. Keluarkan dan dinginkan. Setelah dingin simpan kue dalam toples atau wadah kedap udara.
Atau bisa juga dihias dengan coklat blok dengan cara dicelupkan kedalam coklat yang sudah dilelehkan.


Ternyata kukis tanpa gula itu enak juga lho, suer deh...rasanya guriiih gitu. Butternya nendang banget padahal cuma separuh :p Jadi pengen bikin lagi buat cemal-cemil aja hahaa...
Besoknya temenku bilang suka banget sama rasanya...hahaa siplah ;) ;) walopun agak  heran dengan seleranya yang rada aneh __~

Dia adalah...Maria si empunya Maria Salon. Heeeyy...tengkyuu yaaaa tengah malam mampir rumahku hihiii

Akhirnyaa...happy satnight yaa^^ aku tak priper2 mo ke Malang besok.
Malam semuaaaa...♡♡